Rabu, 22 April 2015
Berani Jujur itu Baik
Suatu saat pasti tau kok entah itu terlambat menyadari atau enggak bahwa kejujuran pasti menang meskipun terkadang sangat sangat menyakitkan dan tidak fair. Beberapa minggu ini adalah pekan Ujian Nasional untuk kalangan SMA/MA dan sederajat, dan kamu tau bahwa ketidak adilan terjadi disana. Banyak kejujuran yang hanya di beli dengan uang 200-400 ribuan hanya untuk membeli kunci ujian. Ya Allah sedih banget nus, pada awalnya si aku juga pingin beli nus karena takut kalah saing sama yang pake kunci. Bener-bener gelap banget gue pas itu, tapi untungnya aku tuh di kelilingi banyak orang baik-baik yang suka ngingetin dan nasehatin gitu. Bersyukur banget dah meskipun sempet nangis depan ayah pas curhat dilemanya buat kasih kunci apa ga dan ayah bilang ''jangan takut ga berkah'' kata ayah. Nus betapa bersyukurnya aku Alhamdulillah sanget deket ama orang-orang yang baik. Tapi nus rasa itu muncul terus, rasa gak adilnya Unas SMA tahun ini bukan hanya Bocor lagi menurutku tapi Banjir huhuhu sedih :'' . Kite yang belajar mati matian sampe timbul jerawat gara-gara stres mikirin matematika sama fisika yang sulitttttttttttttttttttttttttttt buangeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeet eh mereka malah nyontek pake kunci. Hello siapa yang gak dongkol? orang baik aja pasti pernah sakit hati kan liat temennya main curang. Apalagi Unas di jadikan patokan untuk masuk UNIVERSITAS NEGERI. Heloo makin jadi berkeping keping karena apa? Karena belum tentu yang jujur itu pinter banget, kayak gue nih yang pas pasan pemikirannye. Betapa gak adilnya, Ya Allah :''' . nunus kamu tau kan gmn rasanya jadi aku? tapi tuntutan hiduplah yang menyuruhku untuk terus berbuat baik. Jadi inget videonya pak Anies baswedan sebelum H1 UN berlangsung dan kata-kata itu langsung menancap kuat di ingetan dan pikiran gue '' Bahwa hidup bukan hanya hari ini, apabila anda tidak jujur pada hal yang mampu membawa anda ke masa depan sama aja anda menghancurkan anda sendiri dan mengajarkan generasi penerus bangsa bermental seperti anda dan korupsi akan terus merajalela. apa gak malu apabila di tahun tahun yang akan datang anda menjadi guru ataupun orangtua yang pasti akan di tanyain '' apakah bapak/ibu dulu jujur mengerjakan unasnya?'' well yang mungkin orang jujur bakal jawab santai trus yang gak jujur pasti bingung mau jawab apaan. Dunia berputar kan nus, seperti orang bijak sering katakan. Dan aku akan menunggu saat-saat kejujuran membawakan hasil yang baik dan orang-orang yang baik meski pada awalnya kesulitan datang menerpa namun sejatinya ada kesulitan pasti ada kemudahan di dalamnya seperti surat al insyirah ayat berapa lupa nus. Bahwa aku percaya janji Allah itu pasti, tinggal sabar aja nunggu hasilnya dan tetep berdoa. Jadi jangan takut lagi untuk jujur meskipun awalnya di kucilkan dan menyakitkan. Yakinlah bahwa kamu tidak sendirian, banyak yang mendukung kok atas kejujuranmu. ya kan nus ? ''Aku hanya membayangkanmu mengaguk'' - heheh :)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
KEGUGURAN DAN BLIGHTED OVUM (cerita pribadi)
Hai, hari ini aku akan sedikit cerita tentang pengalaman hidup aku yang cukup dramatis dan ada sedihnya hehe. Jadi aku menikah pada 28 ...
-
Hari berganti hari, malam berganti pagi dan pagi berganti malam perjuangan akan selalu di tegakkan. Peluh, tangis, kecewa, sedih sudah jad...
-
Hai, hari ini aku akan sedikit cerita tentang pengalaman hidup aku yang cukup dramatis dan ada sedihnya hehe. Jadi aku menikah pada 28 ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar